PUISI KEMERDEKAAN

 MASA ITU 


Suara tembakan menyeru

Pejuang itu mengambil seragam lusuhnya

Menggenggam bambu rucing itu

Lalu mengatakan "MERDEKA"


Berlari dengan tangguh

Menancapkan bambu kedada musuhnya

Dengan mikik wajah iba

Dan tangisan yang membasahi wajahnya


Merelakan nyawa di medan pertempuran

Seluruh tubuh yang terimbas peluru

Tergeletak bersimbah darah yang mengucur

Dengan mata memandang penuh sendu


Takkan ada penyesalan di hatimy

Takkan ada rasa sakit di hidupmu

Tenangkanlah jiwa dan ragamu

Karna kini kami akan melanjutkan perjuanganmu


Mentari kini datang dengan tersenyum

Memandang dengan penuh hati gembira

Indonesia kini sudah 75 tahun merdeka

Dan akan selalu merdeka!!

Komentar

Posting Komentar